Tentang Radio

Baru sadar udah sekitar 2 bulan gak dengerin radio. Sebenarnya dengerin sih cuma mungkin dihitung-hitung dua kali saya dengerin radio di dua bulan terakhir itu pun acar tengah malem. Radio disiarkan melalui gelombang elektromagnetik merambat melalui udara. Dulu waktu smp saya mendengarkan radio sangat sering, sepulang sekolah saya mendengarkan radio hingga sore. Malam pun sepulang ngaji saya mendengarkan kembali saluran radio lokal. Saya selalu request lagu  Laluna- selepas kau pergi, saya tidak meresapi liriknya. Cuma ,enak aja untuk di dengar. Saya juga selalu kirim-kirim salam untuk teman-teman sekelas saya pada waktu itu. Pada waktu smp entah terkena angin apa saya tertarik dengan teman perempuan sekelas saya. Mungkin itu yang namanya cinta monyet, saat itu saya selalu kirim salam lewat radio menyertakan nama perempuan tersebut. Keesokan harinya dikelas teman-teman membahas tentang kirim salam saya yang saya kirimkan lewat radio itu dan teman-teman bilang cieeee cieeee .Meski begitu pada akhirnya  juga saya gak pernah nembak nembak dia.

radio

Sejak smp juga ada acara yang diminati pada waktu sore, saya lupa nama acaranya yang jelas programnya yaitu seperti jodoh-jodohan gitu, atau juga bisa untuk cari teman. Rules nya itu kita mengirimkan informasi lengkap kita sekolah, umur, pokoknya seputar ciri-ciri kita. Nah nantinya si penyiarnya bacain satu-satu sms yang sudah kita kirimkan beserta no teleponnya. Nah nanti jika ada yang menari menurut kita, kita sms langsung orangnya. Oh ia, pada waktu itu saya tidak mempunyai hp/ponsel sama sekali. Karena pada waktu smp saya tidak diperbolehkan punya ponsel karena takut  mengganggu konsentrasi belajar, saya hanya meminjam ponsel teteh saya jika saya ingin request juga kirim salam. Dikelas ada beberapa teman juga yang sudah mempunyai ponsel berkamera 2-3 mega pixel lengkapdengan mp3. 
Berlanjut hingga SMA mendengarkan radionya, saya selalu memutar-mutar tombol beberapa saluran yang ada di radio itu, radio saya menyatu dengan tape (saya bacanya tip) dikamar saya. Saya dengan teliti memutar mutar tombolnya sehingga mendapatkan saluran radio baru luar kota yaitu, beberapa radio Bandung. Saya senang sekali karena  saluran radio Bandung ternyata seru-seru. Saya pun mulai request lagu dan kirim salam seperti biasanya lagi. Mendengarkan radio memang menyenangkan karena bisa tahu beberapa berita juga hal-hal menarik termasuk gelagat suara si penyiar yang unik dan aneh. Mendengarkan radio tengah malam adalah kegiatan yang sering dilakukan sekitaran kelas 3 SMA sampai saat ini. Soalnya lagu-lagu di acara tengah malem itu tidak menghentak cenderung mellow. Jadi cocok untuk penghantar tidur. 
Meski begitu tak jarang jika saya mau tidur saya juga selalu memutar murrotal dikala susah tidur ataupun ketika cemas di salah satu saluran radio. Pernah terobsesi kepengen jadi penyiar radio juga, alasannya karena gaya bicara juga lancarnya si penyiar ketika sedang berbicara membawakan sebuah acara radio, itu menjadi daya tarik tersendiri. Sempat juga saya membuat radio online karena penasaran, tujuannya hanya satu melatih gaya bicara supaya saya lancar berbicara. Berasa seperti si Bertie di film The King's Speech yang susah berbicara didepan umum. Tapi, saya sih nggak separah dia yang di film the king's speech.
Jaman sekarang mungkin hanya segelintir orang saja yang mendengarkan radio. Ayo dengerin radio siapa tahu saya kirim salam untuk anda yang sedang jauh :). Sekian. 

6 komentar:

  1. kadang-kadang kalo lagi bosen sama daftar mp3 di playlist hape aku denger radio loh.
    lagu-lagunya update terus soalnya.
    hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama,eh tapi sekarang saya jarang dengerin mp3

      Delete
  2. saya sukak dengerin radio, kalo pas pulang ke Jawa pastinya. Soalnya di Dompu radio cuma ada satu dan launya gak terlalu up to date..

    ReplyDelete
  3. Wah, jadi ingat waktu SMP aku suka denger radio, hihihi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo sekarang masih suka dengerin juga ga teh?

      Delete