Danganronpa Kibou no Gakuen to Zetsubou no Koukousei the Animation - Review

Danganronpa Kibou no Gakuen to Zetsubou no Koukousei the Animation adalah anime musim panas tahun 2013 yang saya tonton beberapa bulan yang lalu, totalnya ada 13 episode.  Satu episode rata-rata memakan waktu 23-24 menitan, Sebelum dirilis animenya Danganronpa sudah ada adalah game PSP. Pada tahun 2012 gamenya sudah di porting ke IOS juga Android. Anime ini bukan untuk di tonton oleh anak-anak karena didalamnya terdapat adegan kekerasan. 

Sekolah besar tingkat atas yang bernama Kibougamine adalah satu-satunya latar yang dipakai keseluruhan dari episode ini. Sekolah ini adalah sekolah istimewa, karena satu sekolah hanya ada 15 siswa yang terpilih didalamnya .Siswa disekolah ini adalah orang-orang terbaik dibidangnya masing-masing.  Kepala sekolah nya bernama Monokuma, dia adalah sebuah boneka beruang mungil dengan suara yang lucu.Sebagian tubuhnya berwarna putih sebagiannya lagi berwarna hitam, mata dan gigi dari bagian yang hitam sedikit menakutkan. Dibalik penampilannya yang seperti itu Monokuma adalah boneka sekaligus kepala sekolah yang licik sadis. 

danganronpa
Monokuma

Peraturan di sekolah Kibougamine sangatlah berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya yang pernah ada. Peraturannya adalah siswa tidak boleh keluar sekolah, dan harus tinggal di sekolah itu selama-lamanya. Peraturan kedua, jika siswa ingin keluar dari sekolah tersebut, siswa tersebut harus melakukan pembunuhan terhadap siswa lainnya, dengan syarat pembunuhan itu tidak boleh diketahui oleh siswa lainya . Harus melakukan pembunuhan dengan cara yang bersih dan tidak diketahui oleh siapapun, dan tidak boleh meninggalkan jejak atau bekas apapun. Jika ketahuan  Monokuma akan segera menghukum mati pada hari itu juga. Hari pertama siswa diberikan buku panduan masing-masing dalam bentuk gadjet, didalamnya terdapat identitas masing-masing siswa, juga denah seluruh isi sekolah. Peraturan yang menarik selanjutnya adalah jika tiba-tiba ada yang terbunuh Monokuma akan segera memberitahukan kepada seluruh siswa bahwa ada yang mati di ruangan  gym (misalnya) dan Monokuma mengumumkan semua siswa harus langsung ke TKP untuk menyelidiki siswa yang terbunuh. Hal ini tidak dalam waktu yang cukup lama , para siswa diberikan waktu yang cukup singkat untuk mengupulkan data-data siswa yang terbunuh untuk untuk diproses ruangan sidang. Ibarat kata Monokuma adalah kepala sekolah sekaligus boneka yang mengawasi segala gerak gerik seluruh siswa dengan menggunakan peralatan canggih, sehingga tidak ada yang bisa keluar dari sekolah dengan selamat. Ruangan sidang berbentuk leter O sehingga semuanya saling berhadapan dan berdiri satu sama lain. Diruangan sidang tersebut siswa harus bisa mengungkapkan proses terjadinya pembunuhan yang terjadi dan siapa pelakunya. Yang menarik adalah jika ada satu atau beberapa siswa yang salah menebak siapa pembunuhnya siswa itu juga akan ikut di hukum mati. Maka dari itu seluruh siswa harus hati-hati dan jangan sampai gegabah. Salah menuduh konsekwensinya adalah mati.

daganronpa

Danganronpa

 Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa

Danganronpa


Intinya adalah dalangnya ingin semua siswa yang ada dalam sekolah itu merasakan keputusasaan yang  luar biasa. Tapi, kenyataanya ada satu orang yang memberikan hal buruk bagi si dalang (Monokuma) yaitu Naegi. Naegi selalu berhasil mengungkapkan kasus pembunuhuan  dan selalu mematahkan tuduhan-tuduhan miring terhadap dirinya, Naegi adalah siswa yang tidak mudah putus asa. Sampai-sampai Naegi berhasil mengungkapkan jadi diri Monokuma yang sebenarnya. Naegi adalah seseorang yang tidak pernah putus asa, dia juga yang membangkitkan teman-temannya supaya tidak putus asa dengan keadaan yang sedang mereka hadapi.
Sebenarnya agak sedikit diluar dugaan. Perkiraan saya yang terakhir hidup adalah Naegi. Tahunya yang masih hidup ada beberapa orang. Ayo nonton..!

0 komentar:

Post a Comment