Hewan Dalam Mitos Jepang yang Berkembang di dunia Modern

Dulu sebelum ada yang namanya Anime Naruto yg memperkenalkan Biiju (尾獣) sebagai additional dalam anime ini, ternyata dalam legenda Jepang sendiri penggambarannya hampir sama dengan di dalam Anime Naruto masterpiece Masashi Kishimoto. Karena saya juga tertarik dengan yang namanya Jepang (apalagi budayanya) maka selidik punya selidik saya nyari nih semua yang berhubungan dengan Naruto, dan mengangkat Bijuu sebagai topik.

Biiju (尾獣) adalah makhluk-makhluk legenda dari mitologi Jepang. Kebanyakan dari mereka bertubuh besar dan berkekuatan menakjubkan. Mereka tersebar di seluruh daerah Jepang. Kekuatan chakra/stamina mereka diklasifikasikan melalui banyaknya jumlah ekor mereka. Seperti Shukaku si ekor satu memiliki kapasitas chakra terendah dari semua bijuu. Tidak semua bijuu bertubuh besar. Seperti Kaku, si luak berekor tujuh yang ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Bijuu dengan ukuran kolosal adalah Yamata no Orochi yang besarnya melebihi tujuh buah gunung. Ini dikarenakan kekuatan Kusanagi no Tsurugi yang sangat besar.

Para bijuu ini hanyalah mitos yang ada di Jepang. Kabarnya roh-roh mereka disegel di 9 kuil di Jepang. Para bijuu ini juga ada mahluk yang setengah dewa maupun peliharaan dewa. Raijuu dulunya adalah dewa sebelum kekuatan kegelapan Yamata no Orochi membuatnya menjadi monster. Nekomata juga adalah peliharaan dewa kematian.

Dalam legenda dan mitologi Jepang, dikenal adanya perang sembilan dewa atau "Ancient war of 9 Gods". Perang besar ini terjadi di masa lalu yang belum bisa diperkirakan kapan dan dimana. Peperangan ini adalah peperangan antar Yokai atau siluman yang memiliki kekuatan luar biasa dan disebut sebagai makhluk-makhluk setengah dewa. Mereka saling bertarung satu sama lain. Bahkan, Hokou dan Nekomata membentuk aliansi dan mencoba mendominasi pertempuran. Akhirnya hanya tersisa dua Bijuu yang setingkat dewa yang akhirnya akan menyelesaikan peperangan panjang dan melelahkan ini. Peperangan ini berakhir setelah Yamata no Orochi dan Kyuubi no Yokou bertemu dan bertarung selama 100 tahun. Kyuubi memenangkan pertarungan ini karena dia memiliki chakra yang tidak terbatas.

Partisipan peperangan ini adalah semua Bijuu yang ada dalam mitologi Jepang. Mereka semua akhirnya tersegel dalam kuil-kuil yang tersebar di seluruh Jepang. Berikut ini adalah daftar Bijuu yang mengikuti perang ini:
• Ichibi no Shukaku
• Nibi no Nekomata
• Sanbi no Isonade
• Yonbi no Sokou
• Gobi no Hokou
• Rokubi no Raijuu
• Shichibi no Kaku
• Hachibi no Orochi (Yamata no Orochi)
• Kyubi no Yoko

Disni yang akan di kupas ntuh tentang Bijuu berdasarkan Mitologi Jepang dan Anime nya.


Ichibi no Shukaku
Shukaku adalah Makhluk berbentuk seekor rakun atau Tanuki dalam Bahasa Jepang. Dulunya Shukaku adalah seorang pendeta dari Nara yang berubah menjadi monster karena kekuatan Yamata no Orochi. Dia lalu berubah menjadi rakun raksasa. Kepribadiannya sangatlah konyol dan senang bermain-main, sama seperti rakun pada umumnya. Dia hidup dari jiwa orang-orang yang mati karena pasir dan angin. Ia juga disebut sebagai dewa angin dalam mitologi. Dalam dongeng di Jepang, Tanuki dikenal sebagai arti dari Kesuburan dan Kemakmuran, laporan lain mengatakan ia adalah sebagai makhluk yang tidak berbahaya dan produktif (Karena besar perutnya kali ya). Ia di gambarakan dengan bentuk seperti Rakun Besar dengan Skrotum (cari di kamus ya,cz g pantes di jelaskan disni) yang berukuran raksasa yang mengantung di punggung dan dijadikan gendang.



Lukisan Tanuki

Patung Tanuki biasa ditemukan di halaman warung dan kafe di Jepang. Biasanya mereka memakai tutup kepala mangkuk dan memegang botol sake. Shukaku sendiri berarti "peminum" yang sesuai dengan gambaran Tanuki itu sendiri. Kebanyakan patung menggambarkan Tanuki dengan perut besar, dimana ada pula yang menggambarkan skrotum besar sebagai tradisi. Itu juga bisa berarti kesuburan dan kecukupan.

Peperangan 9 Dewa
Shukaku bertarung sebanyak lima kali, satu kemenangan atas Sokou, 3 kali kekalahan melawan Isonade, Nekomata dan Raijuu. Shukaku melarikan diri melawan Yamata no Orochi. Shukaku lalu berhasil disegel oleh bhiksu Nara bernama Oraga Nakashimu yang menggunakan serangkaian sihir. Lalu dia menggunakan alat kekuatan "Ketel Tanduk Rusa" dan menyegelnya di Kuil Angin. Shukaku juga melambangkan dewa angin, tingkat kekuatan Bijuunya ke-8 dan tingkat chakra/stamina miliknya adalah yang terlemah.

Shukaku dalam Naruto
Dalam dunia Naruto, Shukaku digambarkan sebagai monster pasir yang berasal dari arwah pendeta Suna yang disegel dalam ketel pasir. Shukaku bisa menggunakan jutsu-jutsu angin secara sempurna ketika inangnya tertidur. Efek samping dari Shukaku yang diinjeksikan ke dalam tubuh manusia ialah mimpi buruk terus menerus sehingga si inang akan menderita insomnia dan gangguan jiwa. Ini menjelaskan pola perilaku gaara yang tidak stabil dan haus darah (sebelum bertemu naruto). akan tetapi setelah bertarung habis habisan dgn naruto,gaara tiba tiba menjadi baik dan mulai ada perasan. karena itulah gaara diangkat menjadi Kazekage ke 5 di Sunagakure.

Nibi no Nekomata
Nekomata (二尾 | 貓又) adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan. Ia berasal dari Hutan Kematian di utara Hokkaido dan konon pertama kali ditemukan di Hutan Iblis Hokkaido, ia berasal dari Hutan Kematian (berbeda dengan hutan iblis) di utara Hokkaido. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan dua sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati.



Ilustrasi Nekomata

Legenda mengatakan, awalnya Nekomanta hanyalah seekor kucing peliharaan yang sering disiksa pemiliknya. Setelah si kucing mencapai umur sepuluh tahun, secara perlahan buntutnya akan terbelah menjadi dua bagian, bersamaan dengan meningkatnya kekuatan nujum (shamanism) dan sihir (necromancy) si kucing. Beberapa orang yang mempercayai ini biasanya memotong ekor kucing mereka karena takut berubah menjadi monster.

Nekomanta memiliki berbagai macam ilmu sihir dan nujum, tetapi yang paling umum digunakan ialah membangkitkan orang mati dengan kehendaknya. Nekomata dikatakan dapat menciptakan dan mengontrol kematian dengan menggerakan buntutnya atau dengan gerakan kaki depannya. Nekomata memakan orang yang dibencinya, apabila pemiliknya lebih kejam, maka si kucing akan menjadi lebih sadis. Nekomata tidak akan pernah melupakan siksaan oleh seseorang dan akan menyimpan dendam selamanya pada orang tersebut. Bila orang itu sudah mati, maka kerabatnya akan didatangi oleh Nekomata dan dihantui terus menerus. Cara menenangkannya ialah memberikan penghormatan, permohonan maaf dan makanan.
Beberapa cerita rakyat Jepang juga mengatakan bahwa Nekomanta dapat merubah bentuk tubuhnya menjadi manusia; bagaimanapun, tidak seperti kebanyakan nekomusume, Nekomanta betina cenderung terlihat sebagai wanita tua, memiliki kepribadian buruk, dan selalu menebarkan aroma menyeramkan disekitarnya, yang jika dihirup dalam jangka waktu tertentu akan menyebabkan penyakit dan wabah.

Perang sembilan dewa
Dalam cerita mitologi Jepang perang sembilan dewa, Nekomata, yang memiliki simbol elemen kegelapan, mencoba untuk mendominasi peperangan. Ia membentuk Aliansi dengan Hokou untuk menyerang Kyuubi, namun usahanya gagal dan nyaris saja tewas dalam pertempuran. Dalam kondisi kritis, ia diselamatkan oleh dewa kematian. Dalam perang ini, Nekomanta tercatat bertarung dalam tiga pertarungan; 2 kali menang (melawan Kaku dan Isonade) dan satu kali kalah (Kyuubi).

Nekomata dalam Naruto
Dalam dunia Naruto, Nekomata digambarkan seperti iblis api berbentuk kucing raksasa, bertaring besar dan memiliki dua ekor. Dia disegel dalam tubuh Yugito, seorang Kunoichi dari Kumogakure. Dia mengatakan bahwa dia adalah ninja terkuat kedua disana.


Sanbi no Isonade
Isonade (三尾 | 磯憮) adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk seperti hiu dengan tanduk di kepalanya serta memiliki tiga buah ekor dan tiga buah sirip, ia juga mampu mengendalikan air sesuai dengan keinginannya. Ia pertama kali ditemukan di perairan Yamagawa dan hidup di kedalaman perairan Jepang bagian barat. Setiap beberapa bulan dia akan keluar ke permukaan untuk menghirup udara. Ketika dia melakukan hal ini dia akan menimbulkan badai dan ombak di perairan sekitarnya, semua kapal didekatnya akan tenggelam dan kemudian dijadikan makanan oleh Isonade. Dia juga sering menyerang kapal-kapal yang berlayar di lautan bebas.
Isonade memiliki bawahan bernama Samehada yang hidup di dalam perut Isonade dan membantu menambah chakranya hingga lima kali besar. Makanan Samehada berasal dari sisa makanan yang dimakan Isonade.

Isonade

Peperangan 9 Dewa
Dalam cerita mitologi jepang perang sembilan dewa, Isonade, yang memiliki simbol elemen air, mengalami empat pertarungan; dua kali menang (melawan Kaku dan Shukaku), satu kali kalah (melawan Nekomata), dan satu kali melarikan diri (saat melawan Yamata No Orochi). Setelah pertarungan, seorang nelayan sekaligus seorang pejuang yang berani dari Yokohama, Takuma Muramasa, mendekati Isonade kemudian menyegel Samehada ke dalam alat sihir guci hiu untuk disegel di dalam kuil air. Akibatnya, Isonade tidak dapat menggunakan chakra masif sehingga tidak membahayakan manusia.


Yonbi no Sokou
Sokou (四尾 | 鼠鮫) adalah sebuah makhluk dari cerita mitologi Jepang, berbentuk ayam-setengah-ular yang konon tinggal di gunung Fuji, Jepang. Sokou memiliki empat buah ekor dan menyebarkan gas beracun disekitar tubuhnya. Awalnya, Sokou adalah ayam jantan dan ular yang menjalin kasih. Namun akibat pengaruh udara dan racun di pegunungan, kedua hewan itu menyatu dan menjadi besar. Karena berbahaya, seorang ahli ilmu iblis bernama Yamazaki Ishiro menyegel Sokou ke dalam alat dewa Kandang Bulan Berjaring di dasar gunung Fuji, Jepang. Hingga saat ini, beberapa orang masih beranggapan bahwa letusan di gunung Fuji disebabkan oleh dengkuran Sokou ketika sedang tidur.

Sokou

Peperangan 9 Dewa
Sokou bertarung 4 kali, 3 kekalahan oleh Shukaku, Kaku dan Hokou. Sokou melarikan diri ketika berhadapan dengan Raijuu. Sokou memiliki kekuatan fisik terlemah diantara Bijuu. Tingkat chakra/stamina miliknya peringkat ke-6.

Gobi no Hokou
Hokou (五尾 | 彭侯) adalah Bijuu yang berupa seperti anjing berekor lima. Setiap ekor makhluk ini merepresentasikan setiap-tiap kekuatan elemental: Api, Angin, Air, Tanah, dan Petir. Itu bisa mengakibatkan kerusakan dahsyat bila digunakan. Kemampuannya ialah menggunakan semua elemen maupun mengkombinasikannya. Setiap elemennya juga bisa menyebabkan bencana tergantung jenisnya. Hokou bermaksud menghancurkan alam untuk mendapatkan kembali lima elemen ini. Dia mengalami cedera berat ketika menantang Kyuubi berdua dengan Nekomata. Cukup aneh, dia adalah dewa ilusi. Hokou hidup di pohon besar yang sudah berumur panjang.

Hokou dalam lukisan kuno Jepang


Peperangan 9 dewa
Hokou bertarung 4 kali, 3 kali kemenangan didapat dari Sokou, Raijuu, dan Nekomata yang nanti akan menjadi sekutunya. Hokou mengalami kekalahan melawan Kyuubi, biarpun dia sudah dibantu oleh Nekomata, tetapi Kyuubi masih terlalu kuat baginya. Kekuatan fisik Hokou ada di peringkat ke 3 dan kekuatan chakra/stamina miliknya ada di peringkat ke-5.

Read More »

Teru teru bouzu



Teru bōzu Teru (Jepang: てる てる 坊主; "[membuat matahari] bersinar, [membuat matahari] bersinar, teman kecil saya" [1]) adalah boneka buatan tangan kecil tradisional terbuat dari kertas putih atau kain yang Jepang petani mulai menggantung di luar jendela mereka dengan sebuah string. jimat ini seharusnya memiliki kekuatan magis untuk membawa cuaca yang baik dan untuk menghentikan atau mencegah hari hujan. "Teru" adalah kata kerja Jepang yang menggambarkan sinar matahari, dan "bōzu" adalah seorang biarawan Buddha (bandingkan bonze kata), atau dalam bahasa gaul modern, "botak", melainkan juga merupakan istilah dari sayang untuk mengatasi anak-anak kecil. [2]

bōzu Teru Teru menjadi populer selama periode Edo antara penduduk kota [3], yang anaknya akan membuat mereka sehari sebelum cuaca baik itu yang diinginkan dan nyanyian "imam Fine-cuaca, beritahukan besok cuaca yang baik." [3]

Hari ini, anak-anak membuat keluar Teru-Teru-bōzu kertas tisu atau kapas dan tali dan menggantung mereka dari jendela berharap agar cuaca cerah, sering sebelum hari piknik sekolah. Menggantung terbalik - dengan Kelemahan kepala menunjuk - bertindak seperti doa untuk hujan. Mereka masih pemandangan yang sangat umum di Jepang.

Ada uta warabe terkenal, atau sajak anak-anak Jepang, terkait dengan bōzu Teru Teru:





Japanese:
てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
いつかの夢の空のように
晴れたら金の鈴あげよ

てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
私の願いを聞いたなら
甘いお酒をたんと飲ましょ

てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
それでも曇って泣いてたら
そなたの首をちょんと切るぞ

Romaji:
Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Itsuka no yume no sora no yō ni
Haretara kin no suzu ageyo

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Watashi no negai wo kiita nara
Amai o-sake wo tanto nomasho

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Sorete mo kumotte naitetara
Sonata no kubi wo chon to kiru zo

Translation:
Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
Like the sky in a dream sometime
If it's sunny I'll give you a golden bell

Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
If you make my wish come true
We'll drink lots of sweet rice wine

Teru-teru-bozu, teru bozu
Do make tomorrow a sunny day
But if the clouds are crying (it's raining)
Then I shall snip your head off


Lagu, ditulis oleh Kyoson Asahara dan disusun oleh Shinpei Nakayama, dirilis pada tahun 1921. Seperti banyak sajak, lagu ini dikabarkan memiliki sejarah gelap daripada yang pertama kali muncul. Hal ini diduga berasal dari sebuah kisah tentang seorang biksu yang berjanji petani untuk menghentikan hujan dan membawa cuaca cerah selama hujan berkepanjangan yang merusak tanaman. Ketika biarawan itu gagal membawa sinar matahari, ia dieksekusi. Banyak sejarawan rakyat Jepang, bagaimanapun, percaya cerita ini dan lain-lain tentang asal-usul bōzu Teru Teru mungkin berasal dari tradisi lama setelah itu menjadi luas, kemungkinan besar dalam upaya untuk memperbaiki citra boneka. Hal ini lebih mungkin bahwa "bōzu" dalam nama tidak merujuk kepada seorang biarawan Buddha yang sebenarnya, tetapi untuk bulat, kepala botak biksu seperti boneka, dan "Teru Teru" bercanda merujuk pada efek sinar matahari terang yang mencerminkan dari sebuah kepala botak.
Read More »

About Me





Nama saya Asep saepurohman saya lahir dikota Sukabumi pada tanggal 11 Mei 1992. 

Contact :
Twitter       :  https://twitter.com/asepp11
Instagram   :  @asep11

Email          : asep[dot]info[at]ymail[dot]com. & asepsaepurohman23@gmail.com 

Read More »

AI-COR-SU Cosplay street Season4 ( BIRD) Galeri


























Read More »

AI-COR-SU History




Sejarah Ai.COR.Su

Siang hari Minggu yg panas terik, aku bergegas pulang dari tempat kerja. Aku hendak menepati janji pada seorang teman untuk menghadiri suatu acara. Kami berlima (Nami Hanazawa, Rei Recca, Prince Shinobu Igniel, Saiya Hime, dan Arie MantaBH) berkumpul bersama di tempat acara. Acara tersebut memberi inspirasi bagi kami untuk lebih mengembangkan budaya Jepang di Sukabumi. Cara yang kami pikirkan bermacam – macam, salah satunya dengan berbusana khas Jepang sambil berjalan – jalan di kota. Tujuannya agar masyarakat mengenal dan mengetahui budaya berbusana Jepang yang unik, menarik, dan inspiratif.

Maka pada tanggal 13 Maret 2010, untuk pertama kalinya kami mengadakan Gathering untuk membicarakan teknis rencana Street Cosplay (Cosplay Jalanan) kami yang pertama. Tempat yang dipilih adalah Jl.R.E.Martadinata, seberang Kantor Kotamadya Sukabumi. Peserta yg mengikuti Gathering ini berjumlah 13 orang. Karena keterbatasan waktu dan peserta, kami belum bisa memutuskan apapun untuk kelangsungan grup ini, kecuali hari ini ditetapkan sebagai Hari Ulang Tahun grup yang semula bernama Harajuku Club Sukabumi ini.

Minggu, 21 Maret 2010, Gathering kedua Harajuku Club diselenggarakan di suatu tempat di daerah Ciaul Baru. Hari itu untuk pertama kalinya 2 orang peserta berbusana Harajuku sesuai prinsip grup ini. Kami memberi contoh gaya berbusana Harajuku sekaligus berdiskusi mengenai kelangsungan klub. Kami juga merencanakan kegiatan2 yang akan dilakukan dalam club ini.

Minggu, 28 Maret 2010, Gathering kembali diadakan di Ciaul Baru. 8 orang peserta mengenakan pakaian bergaya Harajuku sederhana. Kegiatan yang dilakukan masih seputar perencanaan acara yang akan dilakukan oleh club ini. Pada hari ini juga ditetapkan bahwa club ini akan berjalan sendiri tanpa ada organisasi yang menaunginya. Dan pada tanggal 1 April 2010, Harajuku Club Sukabumi RESMI berpisah dari organisasi lain dan menjadi club tunggal yang berjalan sendiri.

Minggu, 4 April 2010, untuk pertama kalinya club ini mengadakan acara yang sekarang lebih dikenal sebagai Street Cosplay ~ Photo Session 1~. Peserta berjumlah sekitar 30 orang dengan setengah pesertanya berbusana Harajuku sederhana. Event ini sukses menyita perhatian pecinta Jepang di Sukabumi, dan menjadi tolak ukur event2 selanjutnya. Jalur yang ditempuh sepanjang acara adalah Gedung Juang ’45 ( tempat kumpul sebelum berangkat jam 9 pagi), Jl.Ir.H.Juanda, Jl.R.E.Martadinata, dan Secapa Polri. Pada hari ini banyak kontroversi yang muncul dari peserta berkaitan dengan nama club, yang pada akhirnya disepakati menjadi ai.COR.su (Aliansi Cosplayer Harajuku Sukabumi). Selain penentuan nama, kegiatannya masih seputar berfoto dan berkenalan antar sesama anggota.

Minggu, 11 April 2010, ai.COR.su diundang untuk menghadiri rapat terbuka oleh sebuah komunitas Jepang di Sukabumi. Rapat ini lumayan penting karena adanya suatu masalah yang menyebabkan sedikit perselisihan antara kami dengan komunitas lain. Hasilnya, ai.COR.su semakin menegaskan bahwa kami berdiri dan berjalan sendiri, tanpa ada campur tangan orang lain, organisasi lain, atau komunitas lain di Sukabumi. Kami memutuskan sendiri jalan kami, visi misi, tujuan, serta kegiatan yang akan dilakukan sesuai prinsip dan orientasi kami sejak awal.

Rabu, 14 April 2010, ai.COR.su mengadakan rapat kecil antar anggota tentang keputusan individu untuk tetap menjadi anggota club ini, atau mengikuti komunitas lain yang terpisah dari kami. Masalah ini dianggap selesai dengan beberapa anggota memilih berpisah, sedangkan yang lain tetap tinggal. Saat itu, anggota tetapnya baru berjumlah sekitar 13 orang.

Minggu, 18 April 2010 ai.COR.su turut serta dalam meramaikan konser J-Rocks di GOR Sukabumi. J-Rocks, yang merupakan major band yang juga mengusung tema – tema Harajuku dan Jepang dalam setiap penampilan mereka, merasa bangga dan sangat menghargai kreatifitas komunitas Harajuku di Sukabumi. Mereka memberi semangat agar kami lebih memperkenalkan budaya berpakaian Harajuku di Sukabumi, bahkan kalau mungkin hingga seluruh Indonesia. Dengan bangga dan bersemangat, kami menyatakan akan terus berjuang sampai tujuan dan impian kami tercapai. ai.COR.su juga menetapkan bahwa gathering member diadakan seminggu sekali setiap hari Sabtu. Sementara itu, anggota ai.COR.su makin bertambah setiap minggunya. Kegiatan yang dilakukan juga makin beragam. Hal ini menjadi pertimbangan pengurus untuk menetapkan struktur organisasi agar ai.COR.su lebih terorganisir dan tersusun.

Minggu, 9 Mei 2010 Event kedua yang digarap secara serius melibatkan 30 orang anggota tetap yang ikut berpartisipasi. Street Cosplay ~Photo Session 2~ melalui jalur yg tak jauh berbeda dengan session pertama bulan lalu. Gedung Juang, Alun – alun Sukabumi, Jl.Balaidesa, Jl.Ir.H.Juanda, dan Jl.R.E.Martadinata. Kegiatan yang dilakukan masih seputar berfoto ditambah sedikit Accoustic Performance, serta pemilihan Ketua dan pengurus. Rei Recca dinobatkan sebagai ketua umum, Saiya Hime sebagai Sekretaris, Ahira Myugi sebagai Penasehat, Shinobu Igniel sebagai Web Master, Luthfi Fariz sebagai Design Master, Aziz dan Alief sebagai Humas. Maka ai.COR.su telah berkembang menjadi sebuah organisasi beranggotakan 60 orang anggota aktif dan pasif, serta lebih dari 850 pengguna grup di Facebook.

Saat ini, ai.COR.su telah menjadi wadah bagi pecinta Harajuku dan budaya Jepang yang paling aktif di wilayah Sukabumi, dan merupakan GRUP COSPLAY PERTAMA di SUKABUMI. Anggotanya terus bertambah dan kini telah mencapai 80 orang. Kami melakukan berbagai kegiatan di dalam dan luar kota pada event besar dan kecil. ai.COR.su telah dikenal luas melalui berbagai media, di masyarakat lokal maupun nasional. Tanggal 1 Agustus 2010 telah diselenggarakan event lokal bertajuk Street Cosplay ~Photo Session 3~ di Sukabumi yang melibatkan 45 orang pecinta Harajuku dari berbagai kalangan. Event ini merupakan event ke-3 yang digarap secara serius oleh panitia. ai.COR.su berhasil memperkenalkan budaya Harajuku kepada para anggotanya, sehingga seluruh peserta dalam event ini mengenakan busana yang menarik dan kreatif, sehingga menarik perhatian masyarakat, bahkan yang tak mengerti Jepang sekalipun. Event ini berlangsung meriah, diakhiri nonton bareng film horror “Coming Soon”.

Dengan semakin berkembangnya kegiatan yang dilakukan serta meningkatnya jumlah anggota, tidak menutup kemungkinan bahwa kami akan semakin melebarkan sayap ke seluruh aspek kebudayaan Jepang. Kebersamaan, anggota yang solid, dan kekeluargaan merupakan prinsip yang kami pegang teguh dalam organisasi ini. Namun, kami tetap tidak melupakan identitas kami sebagai bangsa Indonesia dan tetap memegang norma – norma yang berlaku di masyarakat. Harapan kami, ai.COR.su bisa menjadi wadah bagi pecinta kebudayaan Jepang di Sukabumi, menghasilkan karya – karya yang berguna bagi masyarakat luas, dan memberikan kontribusi yang berarti untuk mengenalkan budaya Jepang yang unik agar bisa dikenal dan diterima di masyarakat. Ayo terus berjuang, NAKAMA..!!

Susunan Kepengurusan ai.Cor.Su Sekarang!

Kapten :
Rei Recca (The Vampire Prince Of Flame)

Wakil Kapten :
Nami Hanazawa (Navigator)

Penasehat Umum :
Ahira Myugi

Sekertaris I :
Saiya Hime (Yankumi)
Sekertaris II :
Aimey Khumai (Blindness maria)

Bendahara I :
Prince Shinobu Igniel (Sniper)
Bendahara II :
Yukiko C Kanon (Still doll)

Admiral / Koordinator Divisi :
Azumo Muldie (Sweeper)
Arie MantaBH (BH *Bloody Hunting*)


Ketua Divisi Art Director: Uvie A (Design master)
- Akting
Aziz Shion (Archer)
ALief Nobi (Gensui)
- Design Grafer
Ihsan (DeathShadow)
- Make up artist
Hanajima (Lucifer)

Ketua Divisi Logistik : L Ndra kobayashi (Vizard)
- Peralatan
Shizen (Miracle TJ)
- Dokumentasi
Yorin (BZ Shooter)
- Konsumsi
Seirin (Maid-sama)

Ketua Divisi Humas : Upi L (Grief color)
- Mediator
Asep (The Magician)
- Konseling
Ajeng azura (Peri Biru)
- Keamanan
Near (Devil Knight)
Kazuno ( Silent Knight)
Yuza (Blue Knight)


Web Master :
Prince Shinobu Igniel

Read More »